Wednesday, September 14, 2011

Filum Coelenterata

1. Berasal dari kata koilos; rongga dan enteron; usus, tubuh hewan ini memiliki rongga sperti usus untuk pencernaan makanan
2. Tipe tubuh simetri radial, bentuk tubuh ada du macam yaitu :
      · Ploip adalah generasi yang berbentuk sperti tumbuhan, melekat di perairan 
      · Medusa adalah generasi yang berenang bebas, sperti mangkuk terbalik yang dilengkapi dengan tentakel
3. Memiliki jaringan saraf berbentuk jala (sistem saraf difusi), dan terdapat sel kelenjar untuk enzim pencernaan.
4. Pencernaan berlangsung secara :
·      Ektraseluler, pencernaan terjadi di luar sel atau di rongga gastrovaskuler 
·      Intraseluler, pencernaan di dalam sel yang terdapat di dalam lapisan gastrodermis.
5. Sistem reproduksi,
·    Aseksual : pada banyak polip terdapat gonangium yang di dalamnya mengandung blastostilus, yaitu bagaian tubuh  yang menghasilkan medusa baru, dengan cara pertunasan blastostilus.
·    Seksual : pada bagian bawah tubuh medusa mengandung banyak tentakel yang mengandung gonad uniseksual sihingga terdapat jenis medusa jantan dan betina sehingga menghasilkan embrio yang kemudia berkembang menjadi polip baru.
6. Peranannya menjadi perhiasan, bahan obat-obatan, dan melindungi abrasi pantai, sebagi perkembangbiakan ikan.
Struktur polip dan medusa
7. Filum Coelenterata terbagi dalam tiga kelas :
a.  Kelas Hydrozoa, mempunyai nematosista hanya di lapisan epidermis. Memiliki tubuh yang kecil. Kebanyakan mengalami pergiliran keturunan, namun demikian , diantaranya tidak mengalami fase medusa atau mempunyai fase polip yang sangat kecil. Contoh, Hydra viridis, obelia genialata.
Hydra dan tunas
·         Hydra reproduksi aseksual dengan pembentukan tunas atau kuncup yang umunya terdapat di bagian bawah. Reproduksi seksual melalui pembuahan ovum oleh spermatozoid. Ovum dihasilkan oleh ovarium yan terlihat sebagai tonjolan pada tubuh bagian bawah, sedangkan spermatozoid di hasilkan oleh testis yang terlihat sebagai tonjolan pada tubuh bagian atas. 
   Obelia hidup berkoloni, mempunyai dua bentuk tubuh, yaitu generasi polip dan medusa. Setiap individu mempunyai dua macam polip, yaitu polip hidran yang berfungsi untuk makan dan gonangium yang berfungsi untuk membentuk medusa. Reproduksi aseksual maupun seksual terjadi secara bergiliran.
Daur hidup obelia
  b. Kelas Scyphozoa, siklus hidupnya didominasi oleh generasi medusa yang dikenal dengan ubur-ubur. Memiliki knidoblas (tentakel yang mengandung nematosista untuk menembus mangsa dan mengeluarkan racun) di lapisan gastrodermis dan epidermis. Reproduksi seksual yaitu medusa jantan mengeluarkan sperma dari mulut dan menuju tubuh betina sehingga terjadi pembuahan. Aseksual terjadi dengan pristiwa stobilisasi, yaitu pembelahan secara transversal pada tubuh skifistoma menghasilkan medusa kecil yang disebut efira dan berkembang menjadi medusa. Contoh, Aurelia aurita (ubur-ubur kuping)
Daur hidup ubur-ubur
c. Kelas Anthozoa, memiliki satu bentuk tubuh yaitu polip, tubuhnya menyerupai bunga dan umumnya mempunyai rangka dari zat kapur. Reproduksi seksual dengan fertilisasi eksternal. 
struktur anemon
Mnemiopsis
        Dalam klasifikasi yang lain coelenterata hanyalah nama kelompok  bukan nama takson dari Filum Cnidaria (kelas Hydrozoa, kelas scyphozoan, kelas Anthozoa) dan Filum Ctenophora, tubuh hewan ini lunak, tak berwarna, dan mampu menghasilkan cahata (bioluminesensi). Sering disebut ubur-ubur sisir (barisan silia membentuk seperti sisir), kebanyakan memiliki tentakel panjang yang mengandung struktur lengket yang disebut koloblas. Koloblas akan mengeluarkan semacam benang yang digunakan untuk menangkap makanan. Contoh, Mertensia ovum, Mnemiopsis.
Filum Coelenterata Reviewed by Kita on Wednesday, September 14, 2011 Rating: 4.5